Kode LEI dan FDTA: Apa Arti Undang-Undang Transparansi Data Keuangan AS bagi Bisnis

Daftar isi

Dapatkan LEI Anda
Selesaikan proses aplikasi kami hanya dalam beberapa menit.
Siap dalam 15 menit

Kode LEI dan FDTA — apa arti Undang-Undang Transparansi Data Keuangan AS bagi bisnisMengapa Data Keuangan AS Telah Lama Terfragmentasi

Regulasi keuangan federal AS secara historis beroperasi dalam silo-silo yang terpisah. Regulator yang berbeda menggunakan sistem yang berbeda, format yang berbeda, dan pengidentifikasi yang berbeda untuk entitas yang sama. Selama krisis keuangan 2008, regulator menyadari bahwa mereka tidak dapat mengidentifikasi dengan cepat peserta pasar mana yang terpapar pada pihak lawan yang gagal, karena datanya tidak terhubung.

Kongres menyusun FDTA (Financial Data Transparency Act, undang-undang AS yang mewajibkan standar seragam yang dapat dibaca mesin untuk pelaporan keuangan) untuk memperbaiki hal ini. Pada bulan Desember 2022, Kongres mengesahkan undang-undang tersebut, yang menginstruksikan sekelompok sembilan lembaga keuangan federal untuk menetapkan standar data bersama.

Apa yang Diputuskan pada Juni 2026

Pada bulan Juni 2026, lembaga-lembaga tersebut menerbitkan aturan bersama final, yang mulai berlaku pada 1 Oktober 2026. SEC (Komisi Sekuritas dan Bursa AS), FDIC (Lembaga Penjamin Simpanan Federal), OCC (Kantor Pengawas Mata Uang), Fed (Sistem Cadangan Federal), NCUA (Administrasi Serikat Kredit Nasional), CFPB (Biro Perlindungan Keuangan Konsumen), FHFA (Lembaga Keuangan Perumahan Federal), CFTC (Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi), dan Departemen Keuangan AS mengeluarkan aturan tersebut secara bersama-sama.

Hasilnya, aturan tersebut menetapkan kode LEI (Legal Entity Identifier, pengidentifikasi global untuk entitas hukum dalam transaksi keuangan), yang dikelola oleh GLEIF (Global Legal Entity Identifier Foundation), sebagai pengidentifikasi entitas hukum umum tunggal di semua lembaga yang tercakup. Regulator di puluhan yurisdiksi di seluruh dunia telah mengandalkan LEI dan lembaga-lembaga tersebut menyimpulkan bahwa LEI paling memenuhi persyaratan FDTA: berlisensi terbuka, non-proprietary, dan berlaku untuk semua jenis entitas hukum.

Namun, lembaga-lembaga tersebut mempertimbangkan satu alternatif tetapi menolaknya. BIC (Bank Identifier Code, pengidentifikasi internasional yang digunakan dalam perbankan) hanya mencakup entitas sektor perbankan dan tidak memenuhi persyaratan FDTA untuk mengidentifikasi semua entitas keuangan.

Apa yang Diwajibkan Saat Ini — dan Apa yang Tidak

Penting untuk bersikap presisi di sini.

Aturan bersama itu sendiri tidak mengubah persyaratan pelaporan yang ada. Faktanya, lembaga-lembaga tersebut mengonfirmasi secara eksplisit bahwa tidak ada persyaratan pelaporan yang berubah pada tanggal efektif tanpa tindakan lebih lanjut dari masing-masing lembaga.

Ini berarti LEI belum wajib bagi semua bisnis AS di bawah FDTA. Sebaliknya, masing-masing lembaga akan menerbitkan pembuatan aturan individunya sendiri di Fase 2, di mana kewajiban yang sebenarnya mulai terbentuk. Pembuatan aturan ini harus mulai berlaku selambat-lambatnya dua tahun setelah aturan bersama final, yang merujuk pada sekitar tahun 2028. Akibatnya, Fase 2 akan menjawab pertanyaan-pertanyaan kunci: persyaratan pelaporan spesifik mana yang menyertakan LEI, dan entitas mana yang perlu mendapatkannya.

Mengapa Ini Tetap Penting

Bahkan tanpa kewajiban segera, keputusan itu sendiri sangat signifikan. Hukum AS sekarang mengakui LEI sebagai standar tunggal di mana seluruh infrastruktur data keuangan federal terbentuk.

Hal ini memengaruhi dua kelompok bisnis.

Pertama, entitas yang diatur di AS yang melapor ke SEC, FDIC, CFTC, atau lembaga tercakup lainnya harus memperkirakan bahwa LEI akan menjadi bagian dari persyaratan pelaporan mereka. Fase 2 akan memperjelas waktu dan cakupannya.

Kedua, setiap bisnis yang beroperasi di pasar keuangan AS atau bekerja dengan pihak lawan yang diatur di AS menghadapi logika yang sama. Ketika mitra, platform, atau lembaga keuangan AS mulai mewajibkan LEI, mereka yang sudah memilikinya akan siap.

Pendaftaran LEI hanya memakan waktu beberapa menit dan kodenya diterbitkan hampir seketika. Jika Anda sudah memiliki LEI, periksa apakah kode tersebut aktif. Kode yang kedaluwarsa tidak akan lolos dalam sistem pelaporan apa pun.

Gambaran Global

FDTA bukanlah perkembangan yang terisolasi. Faktanya, regulasi UE termasuk EMIR (European Market Infrastructure Regulation), MiFIR (Markets in Financial Instruments Regulation), dan standar ISO 20022 untuk pembayaran lintas batas sudah mewajibkan LEI. Hasilnya, bergabungnya AS ke dalam daftar ini menandakan bahwa LEI menjadi fondasi global untuk identitas bisnis di pasar keuangan.

Bisnis yang beroperasi lintas batas dapat menggunakan satu LEI untuk memenuhi berbagai persyaratan regulasi sekaligus.

Daftarkan LEI Anda atau perbarui kode Anda yang sudah ada jika sudah mendekati masa kedaluwarsa.