Pendahuluan
Legal Entity Identifier (LEI) dirancang untuk membawa kejelasan ke pasar keuangan. Namun saat ini, penggunaan LEI di sektor bisnis berkembang pesat. Industri seperti logistik, asuransi, dan teknologi—serta institusi sektor publik—mengadopsi LEI untuk memvalidasi mitra bisnis, mengurangi penipuan, dan menyederhanakan interaksi global.
Pergeseran ini menunjukkan bagaimana LEI berkembang dari persyaratan regulasi menjadi aset berharga bagi setiap sektor yang ingin beroperasi dengan kepercayaan yang lebih besar.
Apa itu LEI?
LEI adalah kode alfanumerik 20 karakter yang secara unik mengidentifikasi entitas hukum yang berpartisipasi dalam transaksi keuangan atau komersial. Setiap LEI terhubung dengan informasi yang dapat diverifikasi mengenai status hukum, struktur kepemilikan, dan yurisdiksi entitas tersebut.
Sistem ini dikelola oleh Global Legal Entity Identifier Foundation (GLEIF) dan memungkinkan identifikasi organisasi yang instan dan andal di seluruh dunia. Anda dapat membaca lebih lanjut tentang LEI di sini.
Mengapa sektor non-keuangan mengadopsi LEI
Seiring bisnis global menjadi lebih saling terhubung dan berbasis data, kebutuhan akan kepercayaan dan standardisasi meningkat. LEI membantu industri di luar keuangan menghadapi tantangan ini dengan cara-cara praktis.
Rantai pasokan membutuhkan transparansi
Perusahaan manufaktur, logistik, dan ritel bergantung pada jaringan pemasok global yang kompleks. LEI membantu mereka mengonfirmasi bahwa mitra mereka adalah bisnis yang sah. Ini mengurangi waktu orientasi, mengotomatiskan verifikasi, dan menurunkan risiko penipuan.
Dengan mengintegrasikan LEI ke dalam sistem pengadaan dan manajemen vendor, perusahaan dapat meningkatkan kualitas data dan menyederhanakan kepatuhan.
Perusahaan asuransi membutuhkan identitas hukum yang akurat
Perusahaan asuransi komersial menggunakan LEI untuk menghubungkan polis dan klaim dengan entitas hukum yang benar. Ini meningkatkan penilaian risiko, memperbaiki pelaporan, dan mempercepat pemrosesan klaim.
LEI juga mendukung kepatuhan terhadap kerangka regulasi seperti Solvency II, di mana data yang konsisten dan dapat diverifikasi sangat penting.
Pemerintah membutuhkan vendor yang andal
Organisasi sektor publik mengadopsi LEI untuk memverifikasi pemasok, LSM, dan penerima dana. Ini meningkatkan transparansi pengadaan dan mengurangi kesalahan dalam pendaftaran dan pelaporan.
Inisiatif Eropa dan pedoman UN/CEFACT sudah mendukung adopsi LEI dalam sistem hibah publik. Bagi pemerintah, ini adalah cara berbiaya rendah untuk meningkatkan kepercayaan dan akuntabilitas.
Perdagangan global membutuhkan konsistensi
Dalam perdagangan internasional, LEI menyediakan cara terstandardisasi untuk mengidentifikasi pembeli dan penjual lintas batas. Ini membantu bisnis dan otoritas bea cukai mengurangi dokumen, mengotomatiskan alur kerja, dan mendeteksi aktivitas mencurigakan.
Kerangka kerja faktur elektronik semakin merekomendasikan penggunaan LEI untuk memastikan kompatibilitas lintas batas. Untuk mengajukan atau memperbarui LEI Anda, mulailah di sini.
Identitas digital membutuhkan kepercayaan
GLEIF sedang mengembangkan LEI yang dapat diverifikasi (vLEI), versi LEI yang ditandatangani secara digital dan aman secara kriptografis. Versi ini akan dapat digunakan dalam:
-
Penandatanganan kontrak daring
-
Autentikasi B2B jarak jauh
-
Web3 dan sistem terdesentralisasi
vLEI sangat relevan untuk perusahaan fintech, platform, dan SaaS yang membutuhkan mekanisme kepercayaan digital yang mulus.
Identitas digital membutuhkan kepercayaan
GLEIF sedang mengembangkan LEI yang dapat diverifikasi (vLEI), versi LEI yang ditandatangani secara digital dan aman secara kriptografis. Versi ini akan dapat digunakan dalam:
-
Penandatanganan kontrak daring
-
Autentikasi B2B jarak jauh
-
Web3 dan sistem terdesentralisasi
vLEI sangat relevan untuk perusahaan fintech, platform, dan SaaS yang membutuhkan mekanisme kepercayaan digital yang mulus.
Dampak bisnis nyata
Pernahkah Anda harus mengonfirmasi secara manual apakah pemasok asing itu ada? Ini memakan waktu, berisiko, dan membuat frustrasi.
Banyak organisasi yang kami dukung dulunya menghadapi tantangan ini. Setelah mengintegrasikan LEI ke dalam proses orientasi mitra dan KYC mereka, mereka melaporkan verifikasi yang lebih cepat, kualitas data yang lebih baik, dan lebih sedikit kesalahan.
Per 2025, hampir 3 juta LEI telah diterbitkan secara global. Adopsi mereka di luar keuangan semakin cepat. Lihat data global di sini.
Apa Selanjutnya
Penggunaan LEI di sektor bisnis terus berkembang seiring kepercayaan digital menjadi persyaratan bisnis inti. Seiring semakin banyak industri yang mendigitalkan diri dan regulator meningkatkan standar transparansi, LEI muncul sebagai standar global.
Institusi seperti Financial Stability Board (FSB), Bank for International Settlements (BIS), dan Komite Pengawasan Regulasi LEI secara aktif mempromosikan penggunaan LEI yang lebih luas di seluruh sektor keuangan dan non-keuangan.
Baik Anda sedang mempersiapkan regulasi, meningkatkan operasi, atau bekerja lintas batas, mengadopsi LEI menempatkan bisnis Anda selangkah lebih maju. Anda dapat memperbarui LEI Anda atau mengajukan yang baru di sini.
Kesimpulan
LEI tidak lagi hanya untuk institusi keuangan. Mereka menjadi alat penting untuk transparansi, manajemen risiko, dan identitas digital di berbagai industri.
Dari memverifikasi pemasok hingga memungkinkan transaksi digital yang terpercaya, LEI menawarkan organisasi cara yang sederhana namun ampuh untuk membangun kredibilitas dan beroperasi dengan percaya diri.
Jika bisnis Anda berkembang, bermitra secara global, atau membangun kepercayaan digital—Anda akan menginginkan LEI di pihak Anda. Mulai di sini.