Siapa yang membutuhkan nomor LEI?

Daftar isi

Dapatkan LEI Anda
Selesaikan proses aplikasi kami hanya dalam beberapa menit.
Siap dalam 15 menit

Mengapa LEI penting untuk perdagangan global?

Untuk memahami siapa yang membutuhkan Pengenal Entitas Hukum (LEI), kita perlu memahami mengapa LEI diperlukan. Permintaan global akan pengenal seperti LEI telah ada selama beberapa dekade. Seiring dengan pesatnya ekspansi perdagangan global pada tahun 1900-an, muncul kebutuhan akan transparansi transaksi dan peningkatan kepercayaan, terutama lintas batas.

Sebelumnya, tidak ada pengenal universal untuk semua entitas hukum di berbagai industri, termasuk perusahaan, dana, dan pemerintah. Kesenjangan inilah mengapa kode LEI diperlukan.

Ketika pasar modal dan perbankan beralih ke digital, kebutuhan akan pengenal umum menjadi semakin krusial. Mengidentifikasi kepemilikan korporat menjadi rumit, dengan perusahaan yang memiliki perusahaan lain, menyebabkan kebingungan tentang siapa itu siapa. Kebingungan ini berkontribusi pada kasus penipuan terkenal dan memfasilitasi penyembunyian uang ‘kotor’ antar organisasi. Hal ini juga menyulitkan bank dan institusi lain untuk menerima klien baru, karena praktik Kenali Pelanggan Anda (KYC) mengandalkan data yang usang dan terfragmentasi.

Informasi registri sulit diakses dan perlu dikonsolidasikan ke dalam satu basis data. Tanpa pengenal yang andal, proses penerimaan klien baru dan konfirmasi identitas mereka menjadi melelahkan dan mahal. Penelitian oleh McKinsey memperkirakan bahwa LEI dapat menghemat bank hingga $2-4 miliar setiap tahun dalam proses KYC.

Sejarah LEI

Krisis pasar tahun 2008 menyoroti masalah transparansi yang signifikan dalam mengidentifikasi pihak lawan transaksi. Krisis tersebut menyebabkan ribuan dana dan perwalian tidak dapat diidentifikasi, menimbulkan kebingungan dan kerentanan yang meluas di kalangan lembaga keuangan dan bank.

Masalah ini dibahas pada KTT G20 pada Juni 2011, di mana konsep LEI diciptakan. Tujuannya adalah untuk membangun basis data digital semua entitas hukum yang mudah diakses, andal, dan terkini.

Untuk apa nomor LEI digunakan?

Kode LEI digunakan untuk mengidentifikasi entitas hukum dalam skala global, memberikan transparansi di pasar keuangan, standardisasi, dan kontrol risiko yang lebih baik. Menurut Komite Pengawasan Regulasi LEI (ROC), LEI dirancang untuk membantu sektor swasta dengan peningkatan manajemen risiko, peningkatan efisiensi operasional, perhitungan eksposur yang lebih akurat, dan kebutuhan lainnya.

Sistem LEI menawarkan sumber data terpusat yang berkualitas tinggi dan mudah diakses.

Apa itu nomor LEI?

LEI, atau Pengenal Entitas Hukum, adalah kode alfanumerik unik 20 digit. Tujuannya adalah untuk menyediakan identifikasi yang diatur untuk entitas hukum, seperti bisnis dan organisasi, khususnya di industri keuangan.

Tujuan sistem LEI adalah untuk meningkatkan transparansi dan konektivitas data mengenai entitas hukum, sehingga mengurangi risiko keuangan saat berurusan dengan entitas tersebut secara global. Untuk informasi lebih lanjut, baca panduan lengkap kami tentang apa itu LEI.

Lembaga keuangan yang selalu membutuhkan nomor LEI

Saat ini, lembaga keuangan seperti perusahaan pialang, bank, perusahaan investasi, perusahaan asuransi, dan serikat kredit selalu membutuhkan LEI. LEI System berdedikasi untuk membantu Anda melalui proses pendaftaran LEI.

Namun, individu tidak membutuhkan LEI untuk berdagang di pasar keuangan. Oleh karena itu, jika Anda bukan perusahaan atau korporasi, Anda tidak membutuhkan LEI saat ini.

Perusahaan investasi dan klien mereka (UE)

Perusahaan investasi dan klien mereka di UE adalah kategori lain yang membutuhkan LEI, karena peraturan MiFID II/MiFiR yang menjadi undang-undang pada Januari 2018. Otoritas UE harus menolak perdagangan antara perusahaan investasi dan klien mereka kecuali kedua belah pihak memiliki nomor LEI. Situasi ini umumnya disebut sebagai “tidak ada LEI, tidak ada perdagangan.” Jika organisasi Anda tunduk pada persyaratan MiFID II/MiFiR ini, Anda dapat mengajukan LEI melalui LEI System.

Lembaga pemerintah (AS)

Di AS, banyak lembaga keuangan pemerintah juga membutuhkan LEI, sebagaimana diamanatkan oleh Office of Financial Research. Lembaga-lembaga ini termasuk Federal Reserve System (FED), Commodity Futures Trading Commission (CFTC), dan National Association of Insurance Commissioners (NAIC). LEI System juga menawarkan pendaftaran nomor LEI yang nyaman dan cepat di pasar AS.

RTO dan ISO

Sejak 2015, entitas pemerintah AS di luar sektor keuangan, seperti Federal Energy Regulatory Commission (FERC), telah mewajibkan LEI. FERC mewajibkan semua Regional Transmission Organizations (RTO) dan Independent System Operators (ISO) memiliki LEI.

LEI untuk perwalian dan entitas serupa

Meskipun perwalian bukanlah entitas hukum dalam pengertian tradisional, banyak yurisdiksi mewajibkan mereka untuk memperoleh LEI — terutama ketika mereka terlibat dalam transaksi keuangan.
Pelajari lebih lanjut tentang memperoleh LEI untuk perwalian.

Entitas yang terpengaruh oleh undang-undang transparansi keuangan

Akhirnya, penting untuk dicatat bahwa entitas tambahan mungkin akan segera diwajibkan untuk menggunakan LEI. Undang-Undang Regtech AS yang diusulkan dan Undang-Undang Transparansi Keuangan, jika disahkan, akan mewajibkan semua data yang dikumpulkan oleh lembaga-lembaga tersebut tidak dibatasi. Ini bertujuan untuk membuat transaksi dan pengawasan regulasi lebih andal.

LEI adalah metode identifikasi yang ideal untuk data tersebut, sehingga entitas mana pun yang berurusan dengan lembaga regulasi yang tercantum di sini kemungkinan akan membutuhkan LEI dalam waktu dekat.